Jadi akhirnya saya memutuskan untuk batal menulis. Saya juga sedang berusaha meng-upload foto,tapi kalau gagal ya harap maklum.
Wednesday, 20 February 2008
NONE
Jadi akhirnya saya memutuskan untuk batal menulis. Saya juga sedang berusaha meng-upload foto,tapi kalau gagal ya harap maklum.
Wednesday, 13 February 2008
Posting dengan judul "posting tanpa judul"
Kemarin ayah sempat menyuruh saya untuk berhenti kerja paruh waktu, dengan berbagai alasan. Pertama, takut mengganggu kuliah. Kedua, karena gaji yang tak 'sepadan' dengan kerja keras saya. Dan ketiga, kerja paruh waktu akan mengurangi waktu saya untuk pulang ke rumah. Saya menjelaskan dengan berbagai macam jawaban dan jalan, tapi ayah hanya merespon dengan diam. Wah, kalau sudah begini, saya tak tahu harus bagaimana. Setidak enaknya cara orang tua marah adalah dengan diam.
Saya saat ini sudah tidak mengajar lagi, tapi punya kerja sambilan di sebuah tempat peminjaman buku dan kemarin ditawari untuk jadi tim redaktur majalah masjid kampus eNHa.Semoga bermanfaat -ini adalah hikmah dari menjaga silaturahmi-
Alhamdulillah...
Monday, 28 January 2008
TLATAR (1)
Rabu kemarin adalah hari di mana kami berempat: saya, mbak Susi, Mas Joe, dan juga Dedi bersepakat untuk main ke Tlatar. Sebenarnya kami berencana pergi bersama teman kami yang lain, yaitu Nanik dan Zee. Tapi berhubung mereka berhalangan, ya jadilah kami berempat plus Mbak Deby yang diajak Mas Joe turut serta karena dia tidak mau naik motor sendirian.
Perjalanan menuju Tlatar ternyata tak sejauh yang saya duga sebelumnya. Cuma makan waktu sekitar satu jam. Komentar saya pada Dedi yang memang sering ke Tlatar untuk renang ketika saya tiba di
“Lho, kok sudah sampai?”
“Kurang jauh to?” Tanya Dedi balik.
“Hm…kayaknya dulu ga secepat ini nyampe nya”
“Emang deket kalo dari Solo…”katanya lagi.
Kami menghabiskan banyak waktu untuk berputar-putar. Tlatar hari itu tampak sangat sepi. Hasrat saya adalah naik perahu berbentuk bebek –tahu kan ?- Jadilah kami berputar-putar hanya untuk mencari tempat yang menyediakan bebek-bebekan tadi. Sebenarnya saya sudah bilang pada teman-teman, ga usah nyari tempat yang ada bebek-bebekannya juga ga papa, daripada membuang waktu untuk berputar-putar. Tapi mereka malah bersikeras bilang, « ga papa ». Akhirnya kami pun menemukan tempat itu. Mulanya, kami kira tempat itu tutup, tapi kemudian si Dedi jalan duluan entah ke mana dan beberapa saat kemudian, dia memanggil kami dan menunjukkan jalan masuk. Sebelum masuk, kami sempat mencari kersen –buah yang dalam bahasa Jawa biasa disebut dengan ‘talok-
Sudah mereka ketahui bahwa saya itu nge-fans sama buah yang satu ini. Jadilah si Mas Joe dan juga Dedi malah pada sibuk nyari talok sendiri. Dasar mereka itu…dodol.
Lanjut ceritanya. Kami pun masuk dan langsung pesan makan. Saya bertanya pada sang pemilik tempat pemancingan itu,
“Bu, kalo mau naik bebek-bebekan, bayar nggak?”
“Ya bayar mbak…”
“Berapa?”
“
“Ha? Kok mahal bu…ga bisa kurang?”
“Yah…mbak, itu buat gaji karyawan juga mbak…”
“Ya udah deh, nggak jadi…”
Sebelum berangsur pergi ke bawah pohon rindang tempat tikar digelar, saya berbalik dan bertanya kembali kepada sang pemilik tempat pemancingan tadi,
“Bu, kalo saya naik, tapi bebeknya berhenti, boleh ga?”
“hm…boleh”
Ya sudah akhirnya saya menaiki bebek yang ditambatkan di tepi kolam tadi. Belum berapa lama naik dan belum puas anak-anak mengerjai saya dengan menggoyang bebek yang saya tumpangi, ada seorang bapak-bapak yang datang, dan marah pada saya.
“Hei,mbak! Kalo mo naik ya naik! Jangan dibuat dolanan kayak gitu! Turun!”
Jadilah saya malu sekaligus kesal. Tadi katanya boleh…
Tak berapa lama, makanan datang. Kamipun makan bersama sambil ngobrol tentang apa saja. Setelah itu, mbak Susi dan mbak Deby memisahkan diri karena mereka akan membicarakan masalah pribadi. Ya saya tinggal ngobrol bareng mas Joe dan Dedi. Apa yang kami obrolkan adalah seputar buku, novel, film, bahkan perkembangan lagu terbaru. Dan kebetulan karena saya dan Dedi baru saja menyelesaikan membaca ‘Ketika Cinta Bertasbih 1’, maka obrolan kami ya seputar isi novel tadi.
Setelah selesai di tempat pemancingan, kami pun berniat untuk masuk ke taman air. Tapi tidak jadi,karena harus bayar lagi. Akhirnya kami pun melanjutkan perjalanan kami untuk bersilaturahmi ke rumah Dedi.
Bersambung…
Sunday, 13 January 2008
'', Dian Tak Boleh Mengeluh!
Lalu saya hanya bisa pasrah dengan keadaan. Sambil menunggu laptop yang masih ada di tangan pakdhe saya di Jakarta. Hiks. Tugas yang deadline nya tinggal sehari lagi.
Dodol cerdas ku, kenapa kau meninggal di saat sedang lucu-lucunya...Baru 4.5 tahun kita bersama. Kau pergi dengan membawa semua harta kuliahku...
Tapi, Dian Semangat!!! Biar si dodol pergi! Biar rental tutup! Biar bahan harus cari lagi dari awal! Pokoknya, Dian semangat!!!
Saturday, 12 January 2008
Kenapa nge-blog?
Awalnya, saya membuat blog ini karena melihat teman saya yang sepertinya asik sekali dengan blog-nya. Berhubung saya juga bisa dibilang suka menulis, walaupun cuma asal menuliskan apa yang saya pikirkan saat itu, saya pun membuat blog ini. Sebenarnya dulu sempat punya blog, tapi saya lupa alamat blog saya sendiri. Hingga salah satu teman di Goodreads, menanyakan blog saya. Kalau ga salah waktu itu yang nanya Ikram.
Pertama nulis, yang ada di pikiran saya hanya sekedar nulis. Tapi kok kayaknya asik juga kalau seandainya tulisan kita banyak yang ngasih komentar. Entah bagaimana, maka keinginan saya menulis sedikit 'ternoda' oleh keinginan itu. Saya jadi merasa terkekang dalam menulis. Kemudian setelah lama sekali, saya kembali ke niat bahwa saya mengisi blog karena saya ingin membagi cerita saja. Tak masalah apakah ada yang berkomentar atau tidak.
Saya hanya ingin membagi sedikit dunia kecil saya bagi orang-orang yang memang mau membacanya. Ya, itulah kenapa blog ini ada. Dan saya merasa bahwa saya bebas mengutarakan apa saja.
Inilah isi blog saya kali ini. Sebenarnya banyak sekali hal yang ingin saya ceritakan, tapi sepertinya, adzan maghrib akan segera berkumandang, jadi saya pulang dulu...
Wednesday, 19 December 2007
DEBAT ILMIAH BAHASA INGGRIS UNS
TIM 1:
Dedi Hernadi
Nanik S.R
Ika Zahrotun
TIM 2:
F.Dian Ardi Wulandari
Susilowati
Wahyu Susilo Alfiantoro
Memang di antara kami berenam belum pernah mengikuti lomba debat dengan serius (benar-benar lomba), tapi dengan Bismillah dan niat, kami berani untuk maju. Hehehe. Tetap semangat! Kalah menang tak masalah, yang jelas, kita harus berikan apa yang kita mampu usahakan! Semngat ya teman-teman!!!
Cerita Tentang Seorang Sahabat
Saya kebetulan, dapat tempat duduk yang paling depan. Jadi saya bisa melihat tiap detail gerakan dari para pemain. Beberapa kali Dedi melakukan insiden kecil, dan sebenarnya saya ingin ikut tertawa bersama yang lainnya, tapi saya tahan. "Tega amat" pikir saya, yang alhasil, menghasilkan senyuman yang entah berapa lama.
Awalnya, saya pikir dia tak akan bernyanyi solo, tapi saya salah duga, -habis dia ngakunya akan bernyanyi dalam grup- dia pun menutup deretan lagu tersebut dengan nyanyi solo dengan sangat bagusnya, bersemangat.
Kemudian pertunjukan drama berjalan. Jujur, saya tidak mengerti detail perkataan yang diucapkan oleh para pemain. Padahal saya ada di depan. Yang bisa saya tangkap hanya inti ceritanya saja. Tapi tetap saja, pertunjukan tadi diakhiri dengan tepuk tangan dan riuh para penonton. (Saya tidak termasuk)
Setelah pertunjukan selesai, saya pun pulang -tentu setelah mengucapkan selamat pada mas Amin selaku ketua, dan Dedi karena dia yang paling saya kenal dekat di antara semua orang di sana. Dan dalam obrolan kemarin malam dan tadi pagi di kampus, setelah dia tahu bahwa saya tidak bisa benar-benar menontonya karena saya selalu tertawa, dia hanya mengatakan, "Loh, kan seneng bisa membuat orang lain tersenyum". Dedi...Dedi...
Sekarang, semua orang pada pulang. Kos-kosan sepi. Teman-teman kampus juga pada pulang. Arie, Deny, Andri pulang besok, semua anak Bandung, Dedi, Indri, dkk. Arie, mungkin ke sini pas mau mulai kuliah lagi. Andri, katanya secepatnya. Deny dan Indri, juga anak-anak Bandung, belum tahu, sama juga mungkin. Dedi, lusa sudah kesini lagi. Anak-anak kos...ga tahu deh...Oya, aku akan segera pindah kos!Doakan ya!